Karawang selain dikenal dengan daerah yang memiliki destinasi wisata dan juga bentang alam yang sangat indah, disisi lain karawang memiliki lahan hijau yang luas dengan hamparan padi dan hasil bumi lainnya. bentang sungai besar yang melintasi Karawang menjadikan karawang tidak kekurangan sumber air dan juga banyaknya bendungan di Karawang menjadikan perairan di daerah dengan suku sunda ini menjadi terarah dan tentunya dapat digunakan oleh semua masyarakat Karawang.

Keberadaan bendungan salah satunya yakni bernama Bendungan Walahar, bendungan ini terletak di atas sungai citarum tepatnya di Desa Walahar Kecamatan Klari Kabupaten Karawang. Bendungan ini menahan volume air yang ada di sungai dengan lebar 50 m yakni sungai citarum. Selain dijadikan sebagai dam yang digunakan sebagai membendung dan mengarahkan air, bendungan Walahar ini telah membantu pengairan sawah di Kabupaten Karawang dengan jumlah besar.

Bendungan Walahar ini pertama kali dibangun di masa penjajahan Belanda, yakni pada tahun 1918 dan selesai pada tahun 1925 yang tujuannya memang digunakan untuk pengairan persawahan yang berjumlah ribuan hektar di Kabupaten Karawang ini. Selain digunakan sebagai pengairan persawahan, bendungan di Karawang ini juga digunakan sebagai sarana rekreasi masyarakat sekitar dan juga sangat cocok untuk ber-swafoto di atas bendungan tersebut.

Ramainya warga sekitar yang berdatangan setiap sorenya hanya untuk bersantai, memancing dan ada pula hanya untuk melepas penat setelah seharian bekerja. Kehadiran bendungan Walahar ini telah menjadi objek wisata di Kabupaten Karawang. Perlu diketahui pula oleh pengunjung di Bendungan Walahar bahwa meskipun untuk berkunjung ke lokasi tersebut tidak ditarik biaya masuk, tetapi alangkah baiknya pengunjung tetap waspada dan hati-hati karena sewaktu-waktu bisa saja terpeleset ke sungai dan yang paling penting yaitu :

  1. Jangan meninggalkan sampah disekitar bendungan dan jangan membuang sampah di sungai
  2. Jangan gunakan area bendungan untuk kegiatan negatif (pacaran, miras dll).
  3. Jangan memancing di area dekat Dam
  4. Jaga kebersihan dan kenyamanan

Adanya bendungan diatas sungai Citarum ini juga mendatangkan berkah bagi masyarakat yang mengais rezeki dari berdagang makanan hingga yang lainnya. Banyaknya pengunjung yang datang ke Bendungan Walahar memberikan pemasukan untuk pedagang seperti cilok dan sejenisnya.

Selain mendatangkan berkah bagi lingkungan dan warga sekitar, bendungan di Karawang ini juga menambah daftar destinasi wisata yang wajib di kunjungi selain kuburan unik San diego hills di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Hampir sama dengan bendungan-bendungan lainnya, bendungan Walahar ini menjadi saksi bisu adanya pencemaran sungai yang kerap terjadi di Karawang akibat kegiatan domestik masyarakat.

Pencemaran sungai dapat terlihat biasanya di Dam yang terdapat di bendungan terdapat banyak sampah-sampah baik dari rumah tangga maupun dari pabrik yang terbendung di bendungan Walahar. Bendungan ini selain digunakan untuk mengairi sawah yang jumlahnya berhektar-hektar di Karawang, fungsi utama dari bendungan ini digunakan sebagai pengatur air sungai citarum agar tidak terjadi banjir di Karawang.

Meskipun bangunan ini merupakan peninggalan kolonial, akan tetapi sebagai warga Karawang sudah tentu wajib hukumnya untuk selalu merawat dan menjaga bendungan ini dengan baik. Pada dasarnya bendungan ini sebagai sarana utama kebutuhan hidup masyarakat Karawang. Bagaimana cara menjaga dan merawat bendungan ini? Caranya dengan tidak mencoret-coret dinding yang ada dibendungan, dengan cara tidak berbuat asusila di sekitar bendungan, tidak membuang sampah di bendungan dan masih banyak lagi. Beberapa cara tersebut untuk menjaga bendungan karena bendungan Walahar merupakan aset besar masyarakat Karawang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *