Tips Foto Menantang Matahari Menjadi Indah

Cahaya favorit bagi lebih dari satu orang untuk memotret kemungkinan adalah cahaya buatan berasal dari perangkat pencahayaan, namun begitu tak sedikit pula yang masih mengandalkan cahaya matahari. Tak tersedia salahnya untuk mengandalkan cahaya matahari, namun kecuali sangat banyak cahaya yang masuk ke sensor, tentu itu tidak akan menjadi foto yang baik.

Ada banyak tantangan yang akan kita hadapi saat memotret bersama dengan menantang matahari. Kecerahan matahari yang kontras bersama dengan sisi bayangan lanskap menciptakan sisi bayangan dinamis, yang kadang kala bahkan tidak bisa diatur oleh mata kita. Selain itu, kita juga harus berurusan bersama dengan warna-warna datar dan cahaya matahari yang berpendar. Memotret bersama dengan menantang matahari mirip sekali tidak mudah. Bahkan bisa dikatakan sulit, kecuali bukan tidak kemungkinan untuk membidik lanskap yang kelihatan “normal” waktu menantang matahari.

Tapi siapa yang peduli bersama dengan yang normal? Memotret bersama dengan menantang matahari juga mencegahmu mengakibatkan foto yang membosankan. Kamu harus mengakibatkan keputusan kreatif dan membayangkan perihal apa yang akan anda lakukan. Bahkan orang tidak akan peduli bersama dengan sebuah foto sebuah landmark kondang kecuali pencahayaannya tidaklah tepat. Tetapi anda tidak memerlukan landmark kondang untuk membidik menantang matahari. Jika pencahayaan tepat dan anda bisa mengakali cahaya matahari, apa-pun subjeknya akan muncul sangat bagus. Dan berikut lima tip singkat perihal bagaimana anda bisa hadapi cahaya matahari yang menyinari subjek fotomu.

1. Biarkan Matahari Keluar berasal dari Bingkai teknopax.com

Tip pertama lumayan sederhana, namun ini tidak sangat kreatif. Jika foto anda tidak cukup berwarna dan kelihatan datar, kemungkinan itu lumayan untuk menghambat cahaya matahari di luar bingkai. Selain itu, anda harus menempatkan tudung lensa (lens cap) dan bahkan kemungkinan halangi cahaya matahari di depan lensamu. Foto akan menjadi muncul lebih jemu waktu anda memblokir matahari, meskipun matahari tidak tersedia dalam bingkai.

Alasannya adalah beragam elemen di dalam lensa yang anda gunakan. Saat cahaya matahari memasuki kaca berasal dari sudut datar, cahaya matahari tersebar di dalam kaca dan meratakan keseluruhan foto. Hampir tidak tersedia momen kita idamkan memperoleh pengaruh itu. Di lokasi, gunakan tangan, kantong penyaring, atau apa pun yang anda temukan untuk halangi matahari.

2. Bekerja Dengan Siluet

Rentang dinamis tinggi berasal dari foto bersama dengan panorama langit cerah dan latar depan gelap merupakan tantangan besar, dan ini bisa anda atasi bersama dengan Filter ND atau fotografi HDR. Dalam banyak kasus, anda tidak harus mengatasinya waktu anda bisa gunakan kontras untuk bidikanmu. Siluet tidak memperlihatkan banyak susunan dan detail, namun otak kita lumayan pintar untuk paham bentuk sederhana. Biasanya, kesederhanaan siluet itu indah. Plus, mereka gampang dibuat.

Ada dua cara gampang untuk menangkap siluet. anda bisa memotret menantang matahari dan menyimpannya di luar bingkai, atau anda bisa menempatkan matahari tepat di belakang subjekmu. Dalam perihal ini, anda akan memperoleh cahaya tepi yang bagus di tepi siluet kamu.

Dalam kedua kasus tersebut, anda harus mengekspos langit. Eksposur anda semestinya cuma sedikit menyentuh sisi kanan histogram untuk merawat detil sebanyak mungkin. Jangan risau subjekmu akan muncul sangat gelap, sebab itulah yang anda mau. Terutama apabila anda menemukan lebih dari satu awan di langit, metode ini akan muncul bagus, sebab anda kemungkinan memperoleh langit merah membara dan bentuk kontras yang gelap di latar depan.

3. Ciptakan cahaya Matahari Dengan Bukaan Kecil

Kamu tidak tetap harus merawat cahaya matahari di luar bingkai. Sumber daya kita yang hampir tak terbatas itu juga bisa menjadi subjek yang hebat. Tapi bagaimana anda bisa mengakibatkan area putih yang pecah itu kelihatan seperti kita belajar menggambar matahari sebagai seorang anak? cahaya matahari adalah jawabannya. Dan mereka juga tidak susah untuk ditangkap.

Pada awalnya, anda memerlukan bukaan kecil. Bilah di dalam lensa akan membentuk cahaya matahari kamu. Semakin kecil aperture, semakin paham cahaya matahari. Kamu harus mencoba lebih dari satu kali bersama dengan lensamu sendiri untuk mencari paham mana yang paling sesuai untukmu. Namun biasanya F/22 atau F/16 masih berfaedah bersama dengan baik untuk membidiknya.

Jika kita memotret tepat di bawah cahaya matahari penuh bersama dengan F/22, itu masih akan kelihatan agak berantakan. Oleh sebab itu, kita harus mengaburkan lebih dari satu matahari untuk hasil terbaik. Hal ini bisa dilakukan di pohon, tepi batu, atau sekadar cakrawala. Namun harus diperhatikan, lebih-lebih dalam kasus cakrawala, yakni anda harus cepat. Matahari terbit dan terbenam bisa menghilang lebih cepat berasal dari yang muncul di cakrawala. anda punya waktu lebih kurang satu menit untuk merampungkan pengambilan gambar. Persiapan adalah kuncinya.

4. Membuat Matahari Terlihat di Objek Lain

Kamu bisa mengakibatkan keajaiban matahari menjadi muncul tanpa menyertakannya dalam bidikan kamu. Saat matahari masih atau udah di atas subjek dan cakrawala, namun mendistribusikan cahaya jam emasnya, anda masih bisa menangkap sinarnya. Di musim penghujan atau peralihan adalah musim yang tepat untuk memotret kabut. Dalam semalam, udara lembab akan menjadi dingin dan melewatkan air mengembun menjadi tetesan kecil. Jika anda berada di sebuah danau, anda kemungkinan juga menemukan kabut mengembun berasal dari permukaan air, waktu matahari menghangatkannya. Dengan sudut yang tepat dan bebera

5. Tunggu Warna

Matahari yang terbenam secara obyektif memang indah, lebih-lebih di tepi pantai di mana anda akan menemukan banyak orang terhipnotis oleh matahari yang tenggelam. Jika tidak tersedia awan di langit, anda masih bisa membuang-buang waktu untuk mencoba memperoleh gambar matahari terbenam yang luar biasa. Sebaliknya, kecuali anda menunggu matahari menghilang di bawah cakrawala. Terutama di penghujan dan peralihan, anda akan punya banyak waktu untuk memotret bersama dengan sisa cahaya warna-warni berasal dari langit. Ungu, merah, biru, hitam. Semuanya tersedia untuk mengakibatkan foto yang unik dan moody.

Kontras yang lebih rendah berasal dari lanskap anda bahkan bisa berikan lebih dari satu detil pada sisi bayangan lanskapmu, sebab anda bisa membidik eksposur yang lebih tinggi tanpa menyorot langit lebih banyak, itupun kecuali anda mau. HDR akan bekerja bersama dengan baik di sini dan anda bahkan bisa menentukan Filter ND juga. Beberapa hasil akan mengakibatkan anda mulai mempertanyakan supremasi golden hour yang diidamkan banyak orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *